Kamis, 05 Juni 2014

The Influence of Partner’s Trust-Commitment Relationship on Electronic Commerce Strategic Planning

artikel 14
kelompok 14

Name of Group:          Taufik Margi Widodo             C1L010001
                                    Guritno Adhi Prabowo           C1L010004
                                    Aldi Desandy                          C1L010051

The Influence of Partner’s Trust-Commitment Relationship on Electronic Commerce Strategic Planning

Latar Belakang
            Pada artikel ini, mengungkap isu tentang penggunaan Electronic Commerce (EC) untuk meningkatkan rasa percaya akan sebuah hubungan bisnis. Dalam suatu hubungan kerjasama bisnis, harus mencakup internal partnership (hubungan berbagai department dalam satu perusahaan) dan eksternal partnership (hubungan berbagai perusahaan). Hubungan internal yang baik dapat membantu mencapai tujuan bisnis perusahaan. Sedangkan hubungan eksternal yang baik dapat membantu dalam pembagian risiko sehingga perusahaan tidak terlalu terbebani dan pembagian benefit. 
            Isu ini menarik karena tidak ada kebijakan atau hambatan procedural yang menjamin loyalitas dan komprehensif di IOR. Terdapat situasi jika para pihak di Inter-organizational relationship (IOR) tersebut dapat dipercaya, maka kemitraan yang lebih intim dapat dibentuk oleh kerjasama dan efektif.

Perumusan Masalah
1.      Examine the influence of partnership on the ECSP? Pada rumusan masalah ini mengkaji bagaimana pengaruh dan pentingnya partnership/kemitraan dalam meningkatkan Electronic Commerce Strategic Planning.
2.      The influence of expanding partnership arrangements on possible strategic benefits? pada rumusan masalah ini mengkaji pengaruh perluasan kemitraan untuk meningkatkan keuntungan dari startegi yang digunakan.

 Tujuan Riset
            Tujuanya adalah untuk menguji pengaruh kemitraan (trust yaitu mitra  dan komitmen) pada perdagangan elektronik perencanaan strategis (ECSP), dan manfaat strategis memperluas kemitraan.

 Manfaat Penelitian
Manfaat penelitian akan berpengaruh bagi manager puncak yang  memulai atau melakukan EC perencanaan strategis, dan para peneliti di bidang EC manajemen dan perencanaan dalam bisnisnya.

Teori
Pada artikel ini menggunakan tiga teori sebagai acuan penelitian:
1.      Two attributes of partnership: partner’s trust and commitment
Pada teori ini mengutip beberapa pernyataan dari; Morgan and Hunt (1994) proposed a commitment-trust theory that identifies three reasons why trust and commitment are key attributes . First, both trust and commitment encourage individuals to actively try to preserve relationship investments by cooperating with partners. Second, both trust and commitment resist attractive short-term alternatives in favor of pursuing the expected long-term benefits of staying with existing partners. Third, both trust and commitment view potentially high-risk actions as prudent due to their belief that their partners will not act opportunistically. a high-quality partnership must depend on establishing adequate trust and commitment between partners (Bresnen and Marshall, 2000). Only when both trust and commitment exist simultaneously (Morgan and Hunt, 1994).  Teori ini relevan karena menjelaskan tentang pentingnya kepercayaan dalam bermitra.
2.      Electronic commerce strategic planning (ECSP)
Lee et al. (2005) adopted the model to demonstrate the influence of environmental and organizational factors on the success of internet-based inter-organizational systems planning. Berdasarkan pernyataan Lee et al, tujuan dari ECSP meliputi 3 pengukuran penyelarasan ECSP, peningkatan kemampuan ECSP, dan pemenuhan manfaat strategis EC. Teori ini relevan karena dapat membantu dalam menentukan indikator penelitian.
3.      The relationship between partners and ECSP
Terdapat pernyataan, Partners can be considered as assessors who are located within the external environment and can facilitate the confirmation of planning process validity as well as influencing firm’s ECSP (Lee and Lim, 2003; Raymond, 2001). Pernyataan diatas mengungkap bahwa mitra dapat menjadi penilai dan memfasilitasi konfirmasi  perencanaan validitas proses serta mempengaruhi perusahaan dalam ECSP. Hal ini berkaitan dengan rumusan masalah yang diteliti sehingga teori ini dinyatakan relevan.

Kerangka pemikiran Teoritis dan Perumusan Hipotesis
1.      Kerangka pemikiran
pada artikel ini menjelaskan peran partnership dan proses perencanaan (planning process) dalam mencapai strategic benefit of EC sebagai output. Dalam variable partnership terdapat 2 unsur atau indicator yaitu kepercayaan diantara mitra (partner trust) dan komitmen dalam bermitra (partner commitment) yang mempengaruhi proses perencanaan (planning process). Pada variable Planning process terdapat 2 unsur yaitu keselarasan dari ECSP (alignment of ECSP) dan peningkatan kapabilitas dari ECSP (improvement in ECSP capabilities). Variable-variabel yang terkoneksi ini akan mempengaruhi apakah strategic benefit of EC berjalan positive atau negative.
2.      Hipotesis
H1. Partner trust positively impacts partner commitment.
H2. Partner trust positively impacts fulfillment of EC strategic benefits.
H3. Partner commitment positively impacts fulfillment of EC strategic benefits
H4. Partner trust positively impacts alignment of ECSP.
H5. Partner commitment positively impacts alignment of ECSP.
H6. Alignment of ECSP positively impacts fulfillment of EC strategic benefits.
H7. Alignment of ECSP positively impacts improvement in ECSP capabilities.
H8. Improvement in ECSP capabilities positively impacts fulfillment of EC strategic benefits.

Desain Riset
Pada artikel ini desainnya mengguakan survey procedure dan statistic analysis. Dalam Prosedur survey menggunakan kuisioner sebagai alat untuk memperoleh data dan analisis statistic untuk pengukuran secara matematis. Pada artikel ini kuisioner yang berhasil dikumpulkan sebanyak 166. Dan pada artikel ini menggunakan uji hipostesi.

Pengukuran variable
Variable diukur mengguankan confirmatory factor analisis yang berarti untuk mengkonfirmasikan atau menguji model, yaitu model pengukuran yang perumusannya berasal dari teori. Pada artikel ini memfokuskan pada content, convergent and discriminate validity.

Sampel dan sampling
Respoden berasal dari bermacam-macam industry sebagian besar berbasis IS department. Teknik sampling menggunakan demographic characteristics of the sample.

metode pengumpulan data
metode pengumpulan data menggunakan kuisioner dan wawancara untuk mencari data yang relevan dan reliable.

Instrument penelitian
            Pada artikel ini menggunakan instrument berupa kuisioner dan wawancara langsung

Teknik analisis
Pada artikel ini menggunakan teknik analsis berupa confirmatory factor analysis (CFA) dan uji hipotesis.

Hasil Riset
H1 menghasilkan partner trust secara positif mempengaruhi partner commitment.
H6 menghasilkan jika suatu perusahaan ingin memenuhi manfaat strategis EC, mereka pertama harus menyelaraskan strategi EC dan strategi bisnis.
H7 menghasilkan keselarasn dari ECSP dapat meningkatkan cpabilitas dari ECSP
H8 menghasilkan sebuah perusahaan yang mampu meningkatkan kemampuan perencanaan strategis kemungkinan akan mencapai manfaat strategis EC.
H2 dan H3 kesimpulannya kompleks
H4 dan H5 kesimpulannya juga kompleks karena penyelarasan/alignment ECSP dan partner-trust commitment jarang dibahas pada literature sebelumnya.

Impikasi
1.      Implikasi untuk praktisi
Pertama, Penelitian ini mengungkapkan "partner kepercayaan" sebagai  Faktor eksternal penting yang mempengaruhi kebijakan perusahaan dan membantu untuk menyelaraskan strategi EC dan strategi bisnis. Kedua, "komitmen mitra" telah ditunjukkan untuk menjadi mediator penting antara mitra kepercayaan dan pemenuhan manfaat strategis EC. Jadi, jika perusahaan ingin mencapai manfaat strategis, mereka harus terlebih dahulu memenangkan kepercayaan mitra melalui perilaku kooperatif, dan kemudian mendapatkan komitmen mitra.
2.      Implikasi untuk peneliti
Penelitian ini menunjukkan kebutuhan untuk memisahkan kepercayaan mitra dan komitmen dari konteks lingkungan ketika membahas pertanyaan-pertanyaan tertentu yang terkait dengan masalah lingkungan.

Keterbatassan riset
Pertama, penelitian ini menggunakan responden tunggal per perusahaan karena ini membantu mendapatkan tingkat respon yang baik. Kedua, populasi sampel berasal dari perusahaan-perusahaan terbesar di Taiwan dan  78,9 persen dari perusahaan sampel telah melakukan EC kurang dari tiga tahun.

Jika artikel ini dijadikan panduan untu judul penelitian, maka kami mengambil judul: pengaruh pengaruh kemitraan dan electronic commerce terhadap prospek UKM.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar